AREA I 

MANAJEMEN PERUBAHAN

Seluruh aparatur Pengadilan Agama Mempawah memiliki komitmen dalam melaksanakan  Pembangunan Zona Intergitas Menuju Wilayah Bebas Dari Kourupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Untuk mengimplementasikan hal tersebut diperlukan adanya Manajemen Perubahan yang bertujuan untuk perubahan mekanisme kerja, pola pikir (mind set) serta budaya kerja (culture set) setiap individu apartur Pengadilan Agama Mempawah. Dengan menerapkan manajemen perubahan ini, diharapkan dapat tercapai hal-hal sebagai berikut:

1). Meningkatkan komitmen seluruh jajaran Pimpinan dan seluruh aparatur Pengadilan Agama Mempawah dalam membangun Zona Integritas menuju         WBK/WBBM;

2). Terjadinya perubahan pola pikir dan budaya kerja pada Pengadilan Agama Mempawah yang diusulkan sebagai Zona Integritas menuju WBK/WBBM; dan

3). Menurunnya risiko kegagalan yang disbebakan kemungkinan timbulnya resistensi terhadap perubahan.

Untuk mengimplementasikan manajemen perubahan ini, Pengadilan Agama Mempawah telah melakukan hal-hal sebagai berikut:

 

1. TIM KERJA

Tim kerja adalah tim yang dibentuk untuk melaksanakan proses perubahan melalui program, kegiatan dan inovasi di 6 area Perubahan (6 Komponen Pengungkit). Tim kerja akan menjadi motor dalam pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. Adapun kegiatan yang sudah dilaksanakan adalah sebagai berikut:

a). Membentuk Tim Kerja WBK/WBBM dengan tahapan:

(1). Pimpinan Pengadilan Agama Mempawah membuat undangan Pembentukan Tim Kerja WBK/WBBM. 

(2). Melaksanakan rapat Pembentukan Tim Kerja WBK/WBBM.

(3). Anggota Tim Kerja WBK/WBBM dipilih se selektif mungkin, Anggota Tim dipilih sesuai kompetensianya, harus memahami tugas dan fungsinya, berdedikasi, tidak bermasalah, tidak pernah melakukan tindak pidana serta pelanggaran kode etik dan disiplin. 

(4). Pengesahan Tim Kerja WBK/WBBM Pengadilan Agama Mempawah.

Untuk melengkapi hal tersebut, dilengkapi data dukung sebagai berikut:

  • -  Undangan Rapat 
  • - Dokumen Laporan Pelaksanaan Pembentukan Tim Kerja WBK/WBBM 
  • - Riwayat hidup anggota Tim. 
  • b). Penentuan anggota Tim selain pimpinan, dipilih melalui prosedur/mekanisme yang jelas, untuk merealisasikan hal ini, dilakukan tahapan-tahapan sebagai berikut:
  • (1). Pimpinan, Pejabat dan pihak terkait melakukan seleksi untuk membentuk Tim Kerja;
  • (2). Seleksi dilakukan dengan mempertimbangkan:
  •       - Kompetensi
  •       - Memahami tugas dan fungsi
  •       - Berdedikasi
  •       - Tidak bermasalah; dan
  •       - Tidak pernah melakukan tindak pidana serta pelanggaran kode etik dan disiplin;
  • (3). Mengadakan Rapat Penentuan Tim Kerja.
  • (4). Penetapan Tim Kerja

Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:

  • - Berita acara dan laporan pelaksanaan seleksi;
  • - Riwayat hidup anggota Tim
  • - Notula rapat 
  • - SK Tim Kerja WBK/WBBM 

2. DOKUMEN RENCANA PEMBANGUNAN ZONA INTEGRITAS

Dokumen rencana pembanguna ZI adalah program, kegiatanan dan inovasi yang akan dilaksanakan dalam melalukan perubahan yang berisi target, waktu, dan hasil yang ingin dicapai disesuaikan dengan karakteristik dan keadaan masyarakat di wilayah yurisdiksi Pengadilan Agama Mempawah, dengan kegiatan sebagai berikut:

a). Membuat dokumen rencana kerja Pembangunan Zona Integritas menuju WBK/WBBM. 

      Tiap-tiap Penanggung jawab yang ditunjuk agar menbuat rencana aksi ZI (kapan dimulai, berapa lama, target yang akan dicapai). Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung berikut: 

- undangan, absesnsi serta foto;

- dokumen rencana aksi, dan

- dokumen laporan penyususnan rencana aksi ZI.

b). Dalam dokumen pembangunan ZI harus ada target prioritas yang relevan dengan tujuan pembangunan ZI yaitu hasil yang ingin dicapai pada tiap-tiap kegiatan. Program yang dilaksanakan dalam rangka mempercepat proses perubahan yang membawa dampak ke arah yang lebih baik dengan cara:

(1). tentukan target prioritas yang diraa mudah diraih pada setiap komponen perubaha

(2). penentuan target harus melibatkan seluruh tim kerja;

(3). Melaksanakan analisa terhadap rencana kerja yang terlaksana atau tidak;

(4). membuat SK Ketua Pengadilan Agama Mempawah tentang rencana pembangunan ZI.

Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:

-  dokumen rencana aksi yang berisi target prioritas;

-  dokumen laporan pelaksanaan kegiatan penyususnan target prioritas ZI;

-  Keputusan tentang rencana Pembangunan ZI dan target prioritas;

c). Proses Pembangunan ZI menuju WBK/WBBM harus disosialisasikan kepada seluruh personil maupun masyarakat agar tujuan utama meraih WBK/WBBM dapat tercapai, dengan kegiatan:

(1). sosialisasi kepada pegawai melalui:

      - Pengarahan saat apel pagi dan rapat staf secara periodik;

      - pendampingan/pembinaan oleh Mahkamah Agung /Ditjen Badilag dan Pengadilan Tinggi Agama Pontianak terkait program, kegiatan dan inovasi pembangunan ZI;

     - pemasangan spanduk dan banner di lingkungan Pengadilan Agama Mempawah;

(2). sosialisasi kepada masyarakat melalui:

      - website

      - media sosial

      - media elektronik/cetak

      - pemasangan spanduk dan banner

      - pemasangan banner

(3). Membuat laporan sosialisasi

       Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:

       - capture website / media sosial, kliping, foto serta majalah, dan

       - dokumen laporan sosialisasi.

 

3). PEMANTAUAN DAN EVALUASI PEMBAGUNAN WBK/WBBM

Proses pembangunan ZI menuju WBK dan WBBM ini selalu dipantau dan dimonotroing secara kontinyu dalam rangka pencapaian target pembangunan ZI pada tiap-tiap komponen, melalui kegiatan:

a). Kegiatan poembangunan sudah dilaksankaan sesuai dengan rencana;

     (1). Pelaksanaan kegiatan harus melibatkan seluruh anggota Tim;

     (2). Membuat laporan hasil pelaksanaan masing-masing rencana aksi yang telah dilaksanakan;

     (3). Membuat dokumentasi berupa foto-foto kegiatan.

      Kegiatan tersebut di lengkapi  dengan data dukung:

       - dokumen laporan pelaksanaan rencana aksi oleh Tim Kerja WBK/WBBM;

       - dokumentasi foto kegiatan.

b). Monitoring dan evaluasi terhadap pembangunan Zona Integritas;

     (1). Melaksanakan rapat monitoring dan evaluasi secara bulanan;

     (2). Membuat laporan hasil monitoring dan evaluasi bulanan

            Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:

            - Undangan, notula, daftar hadir, foto rapat; dan

            - dokumen laporan berkala hasil monitoring dan evaluasi secara bulanan;

c). Tindak lanjut hasil monitoring dan evaluasi. 

      Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung berupa dokumen hasil monitoring dan evaluasi serta rekomendasi yang telah ditindaklanjuti;

 

4. PERUBAHAN POLA PIKIR DAN BUDAYA KERJA

Perubahan pola pikir dan budaya kerja adalah kegiatan yang dilaksanakan dalam rangka merubah pola pikir anggota ke arah yang lebih baik serta mewujudkan budaya kerja sehingga tercipta lingkungan kerja yang bebas korupsi melalui upaya:

a). Pimpinan harus berperan sebagai role model dalam pelaksanaan pembangungan ZI dengan cara :

  • - Keteladanan yang ditunjukan sehingga menjadi panutan bawahannya
  • - Keteladanan mempunyai pengaruh dalam pembentukan pribadi bawahan
  • - Keteladanan akan sangat cepat merubah pola pikir bawahan

Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung :

- dokumentasi kegiatan kerja sama, kegiatan sinergitas, pelayanan dan pengabdian masyarakat

- Press release yang dilakukan oleh pimpinan , Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Mempawah;

- absensi pimpinan , Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Mempawah;

- Foto-foto/dokumentasi pimpinan , Panitera dan Sekretaris Pengadilan Agama Mempawah sebagai pembina upacara;

 

b). Pembentukan agen perubahan yang meliputi kegiatan :

  • - Membuat undangan penetapan agen perubahan
  • - Melaksanakan rapat penetapan agen perubahan
  • - Penentuan agen perubahan harus menjadi contoh bagi pegawai lainnya, memiliki kompetensi, memahami tusi, berdedikasi, tidak pernah melakukan tindak pidana serta pelanggaran kode etik dan perilaku;
  • - Pengesahan agen perubahan.

Kegiatan tersebut diatas dilengkapi dengan data dukung:

  • - Undangan rapat
  • - Dokumen laporan pelaksanaan agen perubahan
  • - Riwayat hidup dan rekak jejeak agen perubahan

c). Telah dibangun budaya kerja dan pola pikir di Lingkungan pengadilan Agama Mempawah

(1). Menerapkan budaya kerja sebagaimana tertuang dalam kode etok dan perilaku serta 8 nilai utama Mahkamah Agung dan  10 budaya malu apartur pengadilan Agama Mempawah.

(2). berikan reward dan punishment, dan

(3). membuat laporan kegiatan pembangunan buaya kerja dan pola pikir.

      Kegiatan tersebut diatas dilengkapi data dukung:

       - dokumen laporan pelaksanaan kegiatan, penerapan budaya kerja dan foto-fotonya,

       - rekap absensi pegawai,

       - dokumentasi program reward dan punishment.

d). Keterlibatan seluruh anggota dalam pembangunan ZI menuju WBK, upaya yang dilakukan :

  • (1). Penandatanganan pakta integritas kepada seluruh pegawai.
  • (2). Apel pagi dan apel sore;
  • (3). Jumat olahraga
  • (4). Pembinaan mental pegawai (kegiatan rohani)
  • (5). Coffee Morning 
  • (6). Laporan seluruh hasil kegiatan.
  • Kegiatan tersebut dilengkapi dengan data dukung:
  • - dokumen pakta integritas
  • - dokumen laporan hasil kegaitan pembangunan ZI yang melibatkan keterwakilan masing-masing bagian; dan
  • - dokumentasi kegiatan ZI

 

Evidence Area I Manajemen Perubahan

 

  1.Tim Kerja

     a. SK Tim Zona Integritas.

     b. Pemilihan Tim ZI , Penetapan Kriteria Anggota ZI,

         Undangan,Notulen Rapat , dan Daftar Hadir.

  2. Dokumen Rencana Pembangunan Zona Integritas

     a. Dokumen Rencana ZI dan Lampirannya.

     b. Peraturan Tentang Pencegahan Korupsi, Target

         Kegiatan ZI dan Matrik Kerja.

     c. Pencanangan ZI, Piagam Pencanangan ZI, Fakta

         Integritas,Website,Spanduk Pamplet dan Baner.

  3. Pemantauan dan Evaluasi Pembangunan WBK/WBBM

     a. Laporan Pelaksanaan ZI

     b. Laporan Monev ZI

     c. Laporan Hasil Tindak Lanjut Monev ZI

  4. Perubahan Pola Pikir dan Budaya Kerja

     a. SK Role Model, Kriterian Role Model,dan Pemilihan

         Role Model Berupa Angket.

     b. SK Agen Perubahan dan Kriteria Agen Perubahan.

     c. Sosialisasi Tentang Budaya Kerja, Pamplet atau Baner

         Budaya Kerja, SOP Pelayanan, dan SOP Peningkatan 

         Akuntabilitas Kinerja.

     d. Notulen Rapat, Pembangunan ZI, Daftar Hadir