817 SELURUH PEGAWAI PA MEMPAWAH DI RAPID TEST INI HASILNYA

Seluruh Pegawai PA Mempawah Di Rapid Test, Ini Hasilnya

 IMG 6972

 Foto: Salah Satu Pegawai Sedang Di Rapid Test

 

Kabar Berita | www.pa-mempawah.go.id

Mempawah – Upaya untuk melacak masyarakat yang terkena covid-19 atau Virus Corona di Kabupaten Mempawah terus dilakukan. Salah satunya adalah dengan mengadakan Rapid Test bagi pegawai instansi pemerintahan. Repid test ini sendiri dilakukan untuk deteksi awal seseorang terkena virus Corona atau tidak, biasanya setelah seseorang dinyatakan reaktif, akan dilakukan test swab untuk lebih memastikan, apakah raktif nya tersebut karena  virus corona atau tidak. Sehingga setelah test swab tersebut seseorang dinyatakan poristif, maka biasnaya akan dilakukan isolasi terhadap pasien tersebut, supaya virus Corona yang ada dalam dirinya tersebut, tidak menyebar ke orang lain yang sehat.

Hari Jumat ini (19/06), giliran pegawai PA Mempawah yang dirapid test. Sebanyak 32 pegawai yang terdiri dari Hakim, ASN dan tenaga honorer PA Mempawah berbondong-bondong melakukan rapid test yang berlokasi di Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah yang kebetulan kantor nya berhadapan dengan kantor PA Mempawah.

Menurut Ketua PA Mempawah Dra. Hj. Taslimah, M.H. dari hasil rapid test yang telah dilakukan tersebut, semua pegawai dinyatakan non reaktif.

 
 Foto: Salah satu hasil rapid test pegawai
Dari hasil rapid test yang telah dilaksanakan tadi, alhamdulilah semua pegawai PA Mempawah tak ada satupun yang reaktif alias non reaktif semuanya. Walaupun begitu, kita tetap harus tetap melaksanakan protokol kesehatan, terutama ketika memberikan pelayanan kepada masyarakat, diantaranya untuk tetap social distancing, memakai masker, rajin mencucui tangan dan selalu menjaga kebersihan” Terangnya.

Berdasarkan data yang bersumber dari Dinkes Provinsi Kalimantan Barat, sampai tanggal 18 Juni 2020 Jam 19.00 kemarin, di Kabupaten Mempawah sendiri, tercatat ada 5 orang yang terkonfirmasi positif Corona, Pasien Dalam Pemantauan (PDP) sebanyak 6 orang, Orang dalam Pemantauan (ODP) sebanyak 284 orang dan tidak ada (nihil) yang berstatus Orang Tanpa Gejala (OTG). (TRS)