Prosedur Berperkara Tingkat Kasasi

Category: Uncategorised Published: Monday, 23 May 2016 Written by adm pa

Langkah-langkah yang harus dilakukan Pemohon Kasasi:

1. Mengajukan permohonan kasasi secara tertulis atau lisan melalui pengadilan agama/mahkamah syar’iah yang memutus perkara dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sesudah penetapan/putusan pengadilan tinggi agama/mahkamah syar’iah provinsi diberitahukan kepada Pemohon (Pasal 46 ayat (1) UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

  

2. Membayar biaya perkara kasasi (Pasal 46 ayat (3) UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

 

3. Panitera pengadilan tingkat pertama memberitahukan secara tertulis kepada pihak lawan, selambat- lambatnya 7 (tujuh) hari setelah permohonan kasasi terdaftar.

 

4. Pemohon kasasi wajib menyampaikan memori kasasi dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari setelah permohonannya didaftar (Pasal 47 ayat (1) UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

 

 

5. Panitera pengadilan tingkat pertama memberitahukan dan menyampaikan salinan memori kasasi kepada pihak lawan dalam waktu selambat-lambatnya 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya memori kasasi (Pasal 47 ayat (2) UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

 

 

6. Pihak lawan dapat mengajukan surat jawaban terhadap memori kasasi kepada Mahkamah Agung selambat- lambatnya dalam tenggang waktu 14 (empat belas) hari sejak tanggal diterimanya salinan memori kasasi (Pasal 47 ayat (3) UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

 

 

7. Panitera pengadilan tingkat pertama mengirimkan berkas kasasi kepada Mahkamah Agung selambat- lambatnya dalam tenggang waktu 30 (tiga puluh) hari sejak diterimanya memorikasasi dan jawaban memori kasasi (Pasal 48 UU No. 14 Tahun 1985 yang telah diubah dengan UU No. 5 Tahun 2004).

 

 

8. Panitera Mahkamah Agung mengirimkan salinan putusan kepada pengadilan agama/mahkamah syar’iah untuk selanjutnya disampaikan kepada para pihak.

 

9. Setelah putusan disampaikan kepada para pihak maka panitera :

  a. Untuk perkara cerai talak :

  1) Memberitahukan tentang Penetapan Hari Sidang penyaksian ikrar talak dengan memanggil kedua belah pihak.

 

 

  2) Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya 7 (tujuh) hari.

 

  b. Untuk perkara cerai gugat :

  Memberikan Akta Cerai sebagai surat bukti cerai selambat-lambatnya dalam waktu 7 (tujuh) hari.

 

 

Hits: 524

Galeri Kegiatan

Kunjungan KPTA Pontianak
Audit Tim Bawas Mahkamah Agung RI
Usai upacara Peringatan Hari Kesaktian Pancasila
Pembinaan oleh Ketua PA Mempawah
Penyuluhan Hukum
Peringatan HUT Mahkamah Agung ke 72
Rapat Evaluasi Aplikasi SIPP
Kunjungan Wakil Ketua Non Yudisial Mahkamah Agung RI
PA Mempawah dapat Mobil Dinas Nissan Extrail dari Kab. Kubu Raya
Penyembelihan Hewan Kurban Idul Adha 1437 H
Perjalanan Pelayanan terpadu ke Desa Dabong Kecamatan Kubu, Kab. Kubu Raya
Grafik Perkara diterima Tahun 2016 sejumlah 1.818 Perkara
Pisah Sambut Ketua dari Drs. Wanjofrizal ke Mahmud, S.H., M.Hum
Pengajian dan Tausiyah Ramadhan 1438 H / 2017 M

Pesan Peradilan