PA Mempawah laksanakan pelayanan terpadu di Kec. Sungai Ambawang yang kedua di Tahun 2018

Tampak sedang berlangsungnya Sidang Terpadu Itsbat Nikah

Ambawang | pa-mempawah.go.id 

Pelaksanaan pelayanan terpadu identitas hukum yang dilaksanakan di Kantor Desa Lingga Kecamatan Sungai Ambawang, Senin (6/8/2018) merupakan agenda program dari Pemerintah Daerah Kabupaten Kubu Raya bekerja sama dengan Instansi pemerintah yang terdiri dari Pengadilan Agama Mempawah Kelas I-B, Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Sungai Ambawang dan Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Kubu Raya dan Serikat Pekka Kabupaten Kubu Raya, yang mana dalam kegiatan tersebut Pengadilan Agama melaksanakan sidang itsbat nikah terhadap pasangan suami istri (pasutri) yang perkawinannya dulu dilakukan secara sirri atau di bawah tangan Dan, pasutri yang perkawinannya disahkan akan mendapatkan akta nikah dari KUA dan akta kelahiran untuk anak-anaknya dari Dinas Dukcapil.

Salah satu Hakim sekaligus Juru Bicara Pengadilan Agama Mempawah, H. Fahrurrozi, SHI., MH., mengatakan bahwa pelayanan terpadu menjadi bukti keberpihakan negara kepada warganya. Ketika banyak warga tidak mempunyai identitas hukum akibat perkawinannya tidak tercatat, seperti akta nikah dan akta kelahiran, lembaga-lembaga negara hadir untuk menyelesaikannya. “(Untuk mendapatkan identitas hukum) jika menggunakan cara biasa, warga harus datang ke Pengadilan Agama, KUA dan Dinas Dukcapil.

Misalnya, hari ini sidang isbat nikah di Pengadilan Agama, setelah perkawinan disahkan lalu datang ke KUA untuk mengurus akta nikah. Setelah itu datang ke Dinas Dukcapil untuk mengurus akta kelahiran anak. Cara demikian memerlukan waktu, tenaga, pikiran dan biaya yang besar. Di pelayanan terpadu, kami datang ke warga. Pelayanan tuntas dalam satu hari (one day service),” paparnya.

Lebih lanjut, Fahrurrozi menerangkan bahwa pasutri yang tidak bisa menunjukkan akta nikah dipandang tidak mempunyai hubungan perkawinan, sebagaimana dinyatakan Pasal 7 Ayat (1) Kompilasi Hukum Islam, bahwa perkawinan hanya dapat dibuktikan dengan akta nikah yang dibuat oleh Pegawai Pencatat Nikah. Ditambahkannya, akibat tidak memiliki akta nikah pasutri pasti menemui banyak kendala.

Sebab akta nikah dipersyaratkan untuk mengurus akta kelahiran, dan akta kelahiran digunakan untuk mendaftarkan anak sekolah dan melamar pekerjaan. Selain itu, akta nikah dipersyaratkan untuk mengurus dokumen kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk (KTP) dan Kartu Keluarga (KK), dan untuk kepentingan pengurusan waris, ibadah haji dan umroh, pinjam uang di bank dan lain sebagainya.

Dari 53 perkara itsbat nikah yang disidangkan, 49 perkara dikabulkan dan 4 perkara ditolak karena tidak memenuhi ketentuan hukum perkawinan dan Pasutri yang perkaranya dikabulkan, langsung mendapatkan akta nikah dan akta kelahiran.

Pilih Bahasa

English Arabic Armenian Azerbaijani Bulgarian Chinese (Simplified) Dutch Filipino French German Hebrew Hungarian Icelandic Indonesian Italian Malay Spanish Thai

Pimpinan.

Link Terkait

Polling Pendapat

Apakah Web ini sudah memenuhi kebutuhan informasi anda?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:

Pengunjung Online

237045
Hari iniHari ini79
KemarinKemarin234
Minggu iniMinggu ini706
Bulan iniBulan ini2794
Total PengunjungTotal Pengunjung237045

Galeri Kegiatan.

Pesan Peradilan.