Beranda

Ketua PA Kabupaten Kediri Kunjungi PA Mempawah

 

Jeje Jaenudin dan istri berfoto di depan PA Mempawah

Mempawah | www.pa-mempawah.go.id

Ketua Pengadilan Agama (PA) Kabupaten Kediri, Jeje Jaenudin, bersama istrinya, Sri Ningsih, mengunjungi PA Mempawah, Sabtu (23/9/2017). Kunjungan dilakukan untuk mengobati kerinduan setelah lama meninggalkan pengadilan yang berlokasi di Jalan Raden Kusno No. 39 Mempawah Hilir itu.

Jeje pernah bertugas di PA Mempawah pada tahun 1986-1994. Ia dapat dikatakan sebagai salah satu perintis berdirinya PA Mempawah. “Saya lulus Fakultas Syariah IAIN Sunan Kalijaga Yogyakarta pada tahun 1984. Pada tahun itu saya mendaftar calon hakim dan lulus. Saya kaget begitu menerima SK tertulis PA Mempawah, saya bertanya-tanya di mana letaknya itu,” ujarnya kepada redaksi www.pa-mempawah.go.id.

“Oleh karena PA Mempawah belum beroperasi, saya ditempatkan di PTA Pontianak pada tahun 1985 bersama Pak Yusuf Was Syarief. Saya baru pindah ke PA Mempawah pada tahun 1986. Selain saya, generasi pertama yang mengisi PA Mempawah adalah Pak Chumaidi, Pak Yusuf, Bu Djuhanah, Pak Walad, Pak Suhaely, Bu Ernawati, Bu Nurzini, Pak Marhatta dan Pak Walad. Saya lalu dilantik menjadi hakim oleh Pak Chumaidi pada tanggal 2 November 1987,” imbuh pria asal Kota Banjar itu.

Setelah keluar dari Mempawah pada tahun 1994, Jeje bertugas di PA Wonosari. Dari tahun 1994 itu Jeje baru dua kali mengunjungi Mempawah. Kunjungan pertama pada tahun 2016 ketika mengantar Wakil Ketua PTA Surabaya menjadi Ketua PTA Pontianak.

Jeje dan istri melakukan kunjungan kepada Ketua PA Mempawah di rumah dinas

“Tahun lalu saya sudah ke Mempawah, tapi cuma sebentar karena bersama rombongan dari Jawa Timur. Pas ada acara jalan-jalan ke Singkawang, saya turun dari bus untuk berfoto di depan kantor. Hanya itu. Baru kali ini saya bisa ketemu sahabat-sahabat lama, baik warga PA Mempawah maupun tetangga dulu, kawan main dulu, setelah 23 tahun berpisah. Saya bisa ketemu orang yang dulu menolong saya ketika dalam kesulitan, melihat rumah saya dulu di Tanjung Berkat,” ungkapnya.

Mempawah di mata mantan Ketua PA Wonosari dan PA Tiga Raksa itu, merupakan tempat yang selalu dirindukannya. Di sinilah ia memulai karir sebagai hakim. Di sini pula anak ketiganya lahir. Ia akan selalu mengenang Mempawah.

Jeje berada di Mempawah selama tiga hari, Jumat-Minggu (22-24/9/2017). Selain melihat-lihat bangunan tempat tugasnya dulu, ia melakukan kunjungan kepada Ketua PA Mempawah yang baru, Zulkifli Siregar, di rumah dinas. Kemudian berkunjung ke mantan Panitera/Sekretaris PA Mempawah yang sudah memasuki masa purna bhakti, Kamiluddin Mukhlisin, lalu berkunjung ke mantan Hakim PA Mempawah yang sekarang bertugas sebagai Wakil Ketua PA Amuntai dan baru pulang haji, Nana Supiana.

Ayah dari Ade Firman Fathoni itu sempat bertemu dengan beberapa hakim PA Mempawah yang masih aktif, seperti Fajar Hernawan, Harisman dan Fahrurrozi, juga bertemu pegawai lama PA Mempawah, Badariah yang bertugas sejak tahun 1987 hingga sekarang.

Foto bersama di kediaman Nana Supiana

“Saya sangat senang bisa kembali datang ke Mempawah. Saya lihat gedung PA Mempawah sudah berstandar sehingga layak disebut pengadilan. SDM-nya bagus, banyak prestasi telah ditorehkan,” kesannya.

Sebelum meninggalkan Bumi Galaherang, Jeje sempat menikmati makanan kesukaannya dulu di Rumah Makan Bestari Pulau Pedalaman. “Saya dan istri makan mie tiau juga di Rumah Makan Bestari. Tempat itu langganan kami dari dulu,” pungkasnya. (ahru)

Pilih Bahasa

English Arabic Armenian Azerbaijani Bulgarian Chinese (Simplified) Dutch Filipino French German Hebrew Hungarian Icelandic Indonesian Italian Malay Spanish Thai

Pimpinan.

Dra. Hj. Taslimah, M.H

Wakil Ketua

Link Terkait

Polling Pendapat

Apakah Web ini sudah memenuhi kebutuhan informasi anda?
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
  • Votes: (0%)
Total Votes:
First Vote:
Last Vote:

Pengunjung Online

244622
Hari iniHari ini111
KemarinKemarin252
Minggu iniMinggu ini778
Bulan iniBulan ini4087
Total PengunjungTotal Pengunjung244622

Galeri Kegiatan.

Pesan Peradilan.